Polisi: Tak Ada Keterlibatan Pihak Lain soal Bos Perusahaan Tewas di St Regis

Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi tindakan serupa. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit, depresi, atau memiliki pemikiran untuk menyakiti diri sendiri, silakan segera hubungi profesional kesehatan mental, psikolog, psikiater, atau layanan hotline darurat kesehatan mental terdekat.
Seorang pria berinisial WH ditemukan tewas dengan luka tembak di bagian kepala di dalam kamar hotel St Regis, Jakarta Selatan . Polisi menyebut tidak ada keterlibatan pihak lain terkait kematian korban.
"Jadi dari hasil penyelidikan dari kepolisian, sampai saat ini kami belum menemukan keterlibatan pihak lain terkait meninggalnya korban ini," ujar Kasi Humas Polres Metro Jaksel AKP Joko Adi Wibowo kepada wartawan, Senin .
Polisi telah memeriksa sopir pribadi korban, juga berkomunikasi dengan pihak keluarga korban. Hasilnya, pihak keluarga korban menyadari kematian korban tidak menyangkut keterlibatan pihak lain.
"Dan pendalaman kita kemarin juga dilakukan pemeriksaan kembali terhadap si driver-nya korban, yang sebelumnya juga ada komunikasi dengan keluarga, dengan driver," ungkapnya.
"Artinya keluarga menyadari bahwa ini musibah yang dialami oleh korban. Artinya pun keluarga juga menyadari diduga ini tidak ada keterlibatan pihak lain," tambahnya.
Polisi menemukan senjata api di tempat kejadian perkara . Polisi mengungkapkan senjata api tersebut milik korban.
"Perkembangan penyelidikan terkait orang yang ditemukan meninggal dunia dan ditemukan juga dengan senpi di TKP," jelasnya.
Joko mengatakan berdasarkan hasil pengecekan TKP, ditemukan senpi juga identitas korban. Polisi juga menemukan surat kepemilikan senpi yang sesuai dengan identitas korban.
"Terkait kepemilikan senjata api, kami sudah cek di TKP juga menemukan identitas korban dan juga menemukan senjata api. Kemudian juga kami menemukan surat senjata. Surat senjata ini sesuai dengan identitas si korban," jelasnya.
Setelah dicek, senpi tersebut adalah legal milik korban. Hal ini juga dibuktikan terdapat sidik jari korban di senpi tersebut.
"Kemudian setelah dicek memang senjata ini adalah senjata legal, yang bersangkutan memiliki senjata api," ungkapnya.
"Kemudian dari hasil sidik jari di senjata yang ditemukan di TKP dibandingkan dengan sidik jari korban itu identik. Yang artinya bahwa yang memegang senjata api adalah korban," tutupnya.
WH ditemukan tewas pada Rabu, 15 Juli 2026. WH merupakan seorang petinggi di suatu perusahaan. Kematian WH di dalam kamar hotel diduga karena bunuh diri saat sedang menginap. Polisi menegaskan tidak ada unsur pidana terkait kematian WH.
"Dugaan meninggal dunia karena dugaannya ya mengakhiri hidupnya sendiri," kata Joko.
"Tidak ada , niat mengakhiri hidup sendiri," imbuhnya.
Artikel Terkait

Mahasiswa yang Demo di Jakarta Hari Ini Tak Pakai Jas Almamater, Mengapa?
Aliansi Majelis Perjuangan Rakyat (MPR) menjelaskan alasan massa mahasiswa yang berunjuk rasa di Jal2026-09-13
Perkara Amplop Raja Juli di Tangan KPK
Urusan amplop dari Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby ke Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni me2026-09-13
2 WN Vietnam Dideportasi gegara Buka Praktik Dokter Ilegal di Jaksel
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non-TPI Jakarta Selatan mendeportasi dua warga negara asing Vietnam2026-09-13
4 Hal Diketahui soal Anjing Husky Dibacok di Bekasi
Seekor anjing jenis Husky di Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, mengalami kekerasan dari orang tid2026-09-13
Prabowo Buka Kemungkinan Pangkas Anggaran TNI-Polri untuk atasi Kemiskinan
Presiden Prabowo Subianto mengatakan pemerintah akan menghemat anggaran demi menghilangkan kemiskina2026-09-13
Merchandise Unik dari RBR 2026: Boneka Gajah Nona Seroja dan Bibit Pohon
Dalam penyelenggaraan Riau Bhayangkara Run tahun ini, ada yang unik. Tak hanya pulang membawa medal2026-09-13

Komentar Terbaru