Prabowo Tegaskan Tak Tebang Pilih Berantas Korupsi, Ibaratkan Kanker

Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah tidak akan tebang pilih dalam menindak berbagai bentuk penyelewengan. Menurutnya, praktik korupsi dan penyimpangan harus diberantas secara tegas.
Hal itu disampaikan Prabowo saat memberikan arahan dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin . Prabowo mengakui program-program besar yang dijalankan pemerintah tidak luput dari berbagai kekurangan dan penyimpangan, salah satunya pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis .
"Saudara-saudara, jadi ini saya kira sangat strategis. Tentunya usaha besar ini pasti banyak kekurangan. Sama dengan MBG, ada kekurangan, ada penyelewengan, ada penyimpangan, tapi kita segera bertindak, kita segera memperbaiki, ya kan?" kata Prabowo.
Prabowo mengaku prihatin masih ada oknum yang memanfaatkan program pemerintah untuk memperkaya diri sendiri. Meski demikian, ia menegaskan tindakan hukum tetap akan dilakukan.
"Kita sedih ada oknum-oknum, ada pribadi-pribadi yang ingin cari kekayaan dari suatu pekerjaan atau suatu usaha yang begitu besar, tapi apa boleh buat. Kalau itu memang penyakit, harus kita hadapi dengan sedih kita tindak ya," ujarny.
Prabowo memastikan pemerintah akan terus memberantas penyelewengan tanpa membedakan pelaku. Ia mengibaratkan penanganan korupsi seperti mengobati penyakit kanker.
"Dan kita terus akan tindak. Sekali lagi, berkali-kali saya bilang bahwa kita tidak akan pilih kasih. Kita tidak akan tebang pilih. Kita tidak akan tidak bertindak terhadap penyelewengan. Tentunya kita butuh kearifan kadang-kadang, waktunya kapan, bilamana, di mana, bagaimana," ujarnya.
"Karena kita ingin menyehatkan badan Indonesia. Kalau ada orang umpamanya kena kanker, jalan pintas bisa, potong aja tangannya, potong aja kakinya kan begitu? Tapi mungkin dengan ketepatan, dengan terapi, dengan teknologi, dengan... kita bisa tanpa terlalu merusak badan. Sama, saya dapat pelajaran bahwa ekonomi suatu negara sama dengan badan kita," lanjutnya.
Menurut Prabowo, perekonomian negara memiliki kemiripan dengan tubuh manusia yang harus dijaga kesehatannya. Karena itu, praktik korupsi dan berbagai bentuk manipulasi ekonomi harus diberantas agar tidak merusak fondasi ekonomi nasional.
"Kalau kita memelihara badan kita dengan baik, ekonomi... badan kita akan sehat. Sama. Badan ekonomi kalau dipelihara dengan baik akan sehat. Tapi kalau diracuni dengan mark up, dengan korupsi, dengan penipuan, dengan under invoicing, dengan transfer pricing, dengan patgulipat, permainan antara birokrat sama pengusaha, antara bank kasih kredit ke itu-itu saja, ya rusak, sakit. Nah ini kita sedang perbaiki," ucapnya.
Simak Video 'Prabowo Tegaskan Tidak Akan Pilih Kasih Tindak Kasus Korupsi!':
[Gambas:Video 20detik]
Artikel Terkait

Jangan Terburu-buru Hakimi, Tragedi Cipayung Harus Diusut Secara Objektif
Meninggalnya tiga pekerja dalam proyek perpipaan di kawasan Cipayung merupakan tragedi yang menyisak2026-09-12
Viral Remaja di Sidoarjo Terima Pesanan Ojol Sambil Bugil di Teras Rumah
Seorang remaja laki-laki berusia 18 tahun viral usai menerima pesanan ojol sambil bugil di teras rum2026-09-12
Bos Kargo Beri Kartu Kredit ke Anak Buah Buat Bayar Karaoke Pejabat Bea Cukai
Jaksa KPK menghadirkan asisten pribadi pemilik PT Blueray Cargo John Field bernama Yohanes Setiawan2026-09-12
2 Maling Truk di Bogor Ditangkap Usai 2 Jam Beraksi, Pelaku Residivis
Dua pria bernama Muhamad Iqbal alias Baban dan Akas Raihan ditangkap polisi setelah mencuri mobil2026-09-12
Pigai Bantah Pernah Minta Masyarakat Belanja Rp 1 Juta per Bulan di Kopdes
Pigai mengimbau masyarakat agar lebih cermat dalam menerima informasi yang beredar di media sosial.D2026-09-12
Habiburokhman Jadi Ketua Panja Terkait Kasus Febrie Adriansyah
Komisi III DPR RI sepakat membentuk Panitia Kerja untuk mengawasi penanganan tiga kasus dugaan koru2026-09-12

Komentar Terbaru