Polisi Ungkap Sosok Pelaku Pemicu Rangkaian Pemerkosaan Gadis Sampang

Kasus pemerkosaan terhadap gadis remaja yang melibatkan 27 orang di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, tengah diusut. Polisi mengungkap peran-peran bejat yang dilakukan 12 pelaku yang saat ini telah ditangkap.
Kapolres Sampang AKBP Hartono mengatakan satu pelaku berinisial AP diduga menjadi otak dan pemicu rangkaian pemerkosaan kepada korban. AP awalnya berkenalan dengan korban hingga mengajak bertemu.
"Saat korban berada di taman, waktu itu sekitar bulan Februari, awal mulanya berkenalan dengan seseorang berinisial AP, dan mengajaknya jalan-jalan ," kata Hartono dilansir detikJatim, Minggu .
Perbuatan bejat AP itu tidak berhenti hanya sekali. Dia kemudian menceritakan aksinya itu kepada sejumlah temannya. AP juga mengajak beberapa temannya untuk memperkosa korban.
"Selanjutnya si AP ini kembali mengajak teman-temannya melakukan rudapaksa ini," terangnya.
Berdasarkan hasil penyidikan, pemerkosaan terhadap remaja 15 tahun itu terjadi sebanyak enam kali dalam kurun Februari-Juni 2026. Dalam enam peristiwa tersebut, tersangka AP diketahui beberapa kali turut terlibat.
Sebanyak 15 pelaku saat ini masih berstatus buron. Polisi telah mengultimatum mereka agar segera menyerahkan diri.
Baca selengkapnya di sini
Lihat juga Video: Remaja Sampang Diperkosa 27 Orang di 3 Lokasi Berbeda
[Gambas:Video 20detik]
Artikel Terkait

Pria di Koja Jakut Dibacok Begal hingga Luka Parah, Polisi Selidiki
Menurut Bima, saat ini korban masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Koja.“Korban s2026-09-12
Bocoran Isuzu di GIIAS 2026: Siapkan 5 Kendaraan Niaga
5 Kendaraan NiagaMeski belum mengungkap detail bentuk aplikasinya, Isuzu memastikan lima kendaraan t2026-09-12
Detik-detik Ekskavator Tercebur ke Kali Cakung Lama Jakut, Operator Sempat Hindari Kanopi Rumah
"Nah di situ (titik excavator terjatuh) kan ternyata (bagian kerukan) terhalang sama kanopi (rumah)2026-09-12
Dedi Mulyadi Minta Wacana SPP di SMA dan SMK Negeri Dikaji Dulu, Ingatkan Optimalkan Dana BOS
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi belum menyetujui rencana mengaktifkan kembali Sumbangan Pembinaan P2026-09-12
Dulu Haram, Kini "PNS" di AS Boleh Instal TikTok Lagi
Pegawai pemerintah federal di Amerika Serikat (AS)—yang secara sederhana dapat dianalogikan se2026-09-12


Komentar Terbaru