Pilih BBM Sesuai Pabrikan: Hindari Kerugian Jangka Panjang Mesin

Kenali Kerugiannya
Berbagai langkah yang dilakukan hanya bertujuan meminimalkan dampaknya.
Freepik/jcomp Ilustrasi BBM.
"Apapun itu tidak menutup kemungkinan, namun kalau kita lihat dari cost and benefit secara umum pasti kita tidak rekomendasikan," katanya saat dihubungi Kompas.com, baru-baru ini.
Menurut dia, biaya yang dimaksud bukan hanya pengeluaran uang, tetapi juga ketidaknyamanan selama menggunakan kendaraan.
Misalnya, pengemudi harus menghindari akselerasi penuh (full throttle), menjaga putaran mesin di level menengah, serta lebih waspada terhadap perubahan karakter mesin.
Selain itu, pemilik kendaraan juga disarankan lebih sering melakukan pemeriksaan dan perawatan di bengkel resmi untuk memastikan kondisi mesin tetap prima.
"Cost itu termasuk biaya ketidaknyamanan seperti menghindari full throttle, menggunakan putaran mesin menengah, harus selalu waspada dan memperhatikan perubahan perilaku mesin, sampai dengan harus lebih sering ke bengkel resmi untuk perawatan mesin," kata Victor.
Victor yang juga merupakan Dosen Teknik Industri pada Fakultas Teknologi dan Bisnis Energi Institut Teknologi PLN, tetap menyarankan pemilik kendaraan menggunakan BBM dengan nilai RON yang sesuai dengan spesifikasi mesin yang ditetapkan pabrikan.
Menurut dia, penggunaan BBM yang sesuai akan membuat proses pembakaran berlangsung lebih optimal sehingga performa mesin tetap terjaga.
"Penggunaan BBM dengan nilai RON yang sesuai akan membuat kendaraan berada pada performa mesin yang optimal dan dapat menjaga kebersihan komponen-komponen di ruang bakar dari residu sisa pembakaran yang tidak sempurna," ujarnya.
Tidak Sebanding
Sebaliknya, jika menggunakan BBM dengan RON yang lebih rendah, kendaraan berpotensi mengalami penurunan performa, konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros, muncul suara mengelitik atau knocking, hingga memberikan dampak negatif terhadap komponen mesin dalam jangka panjang.
Jadi, penghematan yang diperoleh dari membeli BBM beroktan lebih rendah belum tentu sebanding dengan potensi biaya perawatan dan risiko kerusakan mesin yang dapat muncul di kemudian hari.
Artikel Terkait

Tinggi Muka Air Bendung Katulampa Bogor Sentuh 0 Cm Imbas Kemarau
Curah hujan yang berkurang drastis imbas kemarau mengakibatkan debit Sungai Ciliwung di Bendung Katu2026-07-29
Kemensos-PKP Verifikasi 1.517 Rumah Ortu Siswa Sekolah Rakyat di Jabar
Kementerian Sosial bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman melaksanakan verifikasi fa2026-07-29
Bogor Diguyur Hujan Deras Setelah Berhari-hari Kering, Warga Senang
Hujan turun di sejumlah wilayah Bogor malam ini. Sudah cukup lama Bogor tak diguyur hujan imbas musi2026-07-29
Lebih dari 500 Huntap Dibangun di Padang Pascagalodo, Jumlah Terbanyak di Sumbar
"Kota Padang memikul target pembangunan huntap tertinggi di Sumatera Barat, lebih dari 500 unit atau2026-07-29
Pertamina Patra Niaga Tindak Tegas Sopir Mobil Tangki "Nakal"
Kitty memastikan langkah tegas tersebut tidak akan mengganggu kelancaran operasional distribusi BBM.2026-07-29
Perkara Amplop Raja Juli di Tangan KPK
Urusan amplop dari Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby ke Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni me2026-07-29

Komentar Terbaru