Polisi Ungkap Asal-usul Senpi di Kasus Pengusaha Tewas di St Regis

Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi tindakan serupa. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit, depresi, atau memiliki pemikiran untuk menyakiti diri sendiri, silakan segera hubungi profesional kesehatan mental, psikolog, psikiater, atau layanan hotline darurat kesehatan mental terdekat.
Polisi menemukan senjata api di dalam kamar hotel St Regis, Jakarta Selatan , lokasi penemuan pria berinisial WH yang tewas dengan luka tembak di bagian kepala. Polisi mengungkapkan senpi tersebut memang milik korban.
"Perkembangan penyelidikan terkait orang yang ditemukan meninggal dunia dan ditemukan juga dengan senpi di TKP," ujar Kasi Humas Polres Metro Jaksel AKP Joko Adi Wibowo kepada wartawan, Senin .
AKP Joko Adi mengatakan berdasarkan hasil pengecekan TKP, ditemukan senpi juga identitas korban. Polisi juga menemukan surat kepemilikan senpi yang sesuai dengan identitas korban.
"Terkait kepemilikan senjata api, kami sudah cek di TKP juga menemukan identitas korban dan juga menemukan senjata api. Kemudian juga kami menemukan surat senjata. Surat senjata ini sesuai dengan identitas si korban," jelasnya.
Setelah dicek, senpi tersebut adalah legal milik korban. Hal ini juga dibuktikan terdapat sidik jari korban di senpi tersebut.
"Kemudian setelah dicek memang senjata ini adalah senjata legal, yang bersangkutan memiliki senjata api," ungkapnya.
"Kemudian dari hasil sidik jari di senjata yang ditemukan di TKP dibandingkan dengan sidik jari korban itu identik. Yang artinya bahwa yang memegang senjata api adalah korban," tutupnya.
WH ditemukan tewas pada Rabu, 15 Juli 2026. WH merupakan seorang petinggi di suatu perusahaan. Kematian WH di dalam kamar hotel diduga karena bunuh diri saat sedang menginap. Polisi menegaskan tidak ada unsur pidana terkait kematian WH.
"Dugaan meninggal dunia karena dugaannya ya mengakhiri hidupnya sendiri," kata Joko.
"Tidak ada , niat mengakhiri hidup sendiri," imbuhnya.
Artikel Terkait

Kejagung Pastikan Telusuri Info Komisi III soal Bunker di Kasus Febrie
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengaku mendapat informasi masih ada lokasi penyimpanan atau b2026-07-29
Paniknya Ibu-ibu di Bogor Lihat 2 Ular King Cobra, Minta Bantuan Damkar
Seorang ibu-ibu melihat ular king cobra sedang kawin di Desa Singajaya, Kecamatan Jonggol, Bogor, Ja2026-07-29
KLH Minta Pemda Waspadai Celah Kerugian Bisnis Perdagangan Karbon
Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) meminta pemerintah daerah (pemda) di seluruh Indonesia untuk memp2026-07-29
Dikira Razia, Bapenda Kaltara Tegaskan Operasi Tempel-Tempel Hanya Pengingat Pajak Kendaraan
Aksi petugas Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kalimantan Utara (Kaltara) Wilayah Nunukan yang menem2026-07-29
Polrestabes Medan Bongkar Modus Sindikat Pemerasan Berkedok Seksual yang Picu Tewasnya ASN
Polisi membeberkan bahwa tersangka wanita yang membuat ASN inisial AL (27) mengakhiri hidup sudah be2026-07-29
Angka Kelahiran Anjlok Sampai Bikin Biksu di Korsel Bantu Para Lajang Cari Jodoh
Seorang biksu dengan jubah jingga mencuri perhatian sekelompok muda-mudi di hadapannya. Tanpa ragu,2026-07-29

Komentar Terbaru